Untuk Anda yang Ekstrovert, 5 Cara Asyik Menikmati 'Me Time'


Setiap orang terlahir unik dan memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang suka dengan kesendirian, sementara sebagian lainnya malah takut jika harus ditinggalkan dalam kesendirian. Jika kamu seorang ekstrovert, terkucil dari orang-orang akan menjadi sebuah bencana untuk kamu. Tapi kamu tidak perlu takut dan menghindari kesendirian seperti menghindari wabah karena ada beberapa aktifitas yang bisa tetap membuat kamu terhibur untuk waktu yang lama meski sedang sendirian.

Faktanya, masyarakat modern tidak lagi membiarkan interaksi sosial antar manusia berlangsung untuk waktu yang lama. Dunia sekarang ini lebih kepada "komunikasi yang berkembang", di mana kamu sudah tidak perlu lagi melakukannya secara fisik dan lebih menyukainya dengan cara virtual.

Ekstrovert akan lebih sering mendapatkan waktu sendirinya sekarang, dan ini akan menjadi seperti pesta yang tidak terduga untuk para introvert. Jika kamu sudah tidak tahan dengan kesendirian kamu, berikut ini adalah beberapa aktifitas "me time" yang bisa kamu coba lakukan.



1. Hibur Dirimu dengan Musik
Musik membuat hidupmu terasa lebih baik. Tentu saja kamu bisa mendengarkan musik dengan kawan, pacar, atau siapa pun yang kamu suka, tapi mendengarkan musik ketika sendirian akan memberikan sensasi yang berbeda.

Kita biasanya menikmati musik melalui ritme dan melodi dari lagu tersebut, tapi saat tidak ada orang di sekitar yang mengajak kamu ngobrol, kamu juga akan lebih fokus pada lirik di lagu ini. Musik yang kamu dengarkan akan menjadi lebih bernilai dan memberi sesuatu yang berbeda ketika kamu benar-benar mengerti apa yang diceritakannya.

2. Belajar Sesuatu yang Baru
Belajar bukan berarti kamu harus membaca tumpukan buku pelajaran yang membosankan agar kamu dapat nilai yang bagus. Kamu pastinya punya ketertarikan terhadap sesuatu atau hobi, jadi kenapa tidak cari tahu kabar terbaru tentang dunia hobi kamu? Cobalah hal-hal baru seperti merajut, yoga, melukis, memasak, apapun yang bisa membuat kamu senang ketika melakukannya, terlebih lagi ketika tidak ada seorang pun yang akan mengganggu konsentrasi-mu.



3. Sesekali Berkhayal
Berkhayallah sesekali ketika kamu sendang santai dan terbebas keramaian. Bermimpi membuat hidup kita selalu positif, optimis, dan penuh harapan. Mimpi kita adalah sebagian dari tujuan kenapa kita tetap hidup, jadi buatlah mimpi yang besar dan lebih berwarna. Semakin besar mimpi kamu, semakin besar juga hasil yang akan kamu raih. Membayangkan segala macam yang kamu inginkan dengan lebih detail akan membuat kamu lebih senang.

4. Jadilah Seorang Penemu
Kedengarannya cukup sulit ya, dan kamu pasti akan mengatakan, "aku bukan seorang penemu." Yang dimaksud penemu di sini bukanlah terobosan baru yang bisa mengubah peradaban dunia, tapi sesuatu yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Mungkin ada beberapa kebiasaan dari hewan peliharaan kamu yang belum kamu tahu atau situs judi bola online yang bisa menghilangkan kebosanan kamu ketika sendirian seperti mahabet.org. Perluas wawasan kamu dengan sesuatu yang menarik dan kamu tidak akan lagi merasa kesepian.



5. Nikmati Pemandangan Alam

Berapa sering kamu memperhatikan keindahan sekitar lingkungan kamu? Kalau kamu memang jarang memperhatikan sekitar, mungkin ini saatnya kamu pergi untuk mengunjungi taman, hutan atau berjalan menyusuri sungai, dan jangan jadikan kesendirian sebagai alasan hingga malas melakukan ini. Cobalah untuk elbih menikmati alam sekitar kamu, dengarkan kicauan burung dan puaskan mata kamu dengan keindahan bunga-bunga yang bermekaran. Ada baiknya juga kamu belajar bermeditasi dan bersatu dengan ketenangan alam.

SIMILAR POSTS

5 Tips Singkat Agar Wanita Sukses Karir dan Berkeluarga



Hampir sebagian besar wanita di Indonesia punya passion cukup besar dalam diri mereka hingga berlanjut ke tingkat karir. Gamblangnya, kita nggak bisa bohong dengan diri sendiri kalau hal paling membahagiakan dalam hidup salah satunya adalah bisa berkarir sesuai dengan passion. Rasanya ada kebanggan tersendiri yang berkobar di dalam hati. Mau sesulit apa pun proses berkarir, selama dikerjakan sesuai dengan minat dan bakat diri jadinya mengalir aja terus. Ngeluh mungkin juga sesekali, tetapi pada akhirnya maju terus pantang mundur.



Namun, pertanyaannya adalah apakah kita sebagai wanita bisa tetap berkarir jika sudah berkeluarga? Mengingat kita juga tidak mungkin senantiasa sendiri karena pasti butuh seseorang untuk menemani hari-hari yang penuh tantangan ini. Ternyata jawabannya adalah bisa banget.
Bahkan banyak wanita yang sukses berkarir dan berkeluarga dengan 5 tips berikut ini:

1.       Izin suami dan kerja sama keluarga
Mau berkarir sukses? Coba jangan pernah melewatkan izin apalagi dukungan suami dan keluarga, karena peran mereka penting banget buat karir kita. Kalau mungkin saat masih sendiri ridho Allah ada di orang tua, maka saat sudah berkeluarga ridho Allah tentu terletak pada suami.

Selain meminta restunya, kita juga harus mengajak kerja sama suami tentang bagaimana pengasuhan anak serta urusan keluarga kedepannya. Misalnya aja kalau udah berkarir tentu kewajiban dan hak istri tidak boleh hilang begitu saja.  Usahakan supaya tetap ada komitmen dan kesepakatan yang telah dibuat berdua sejak menikah.

2.      Konsisten
Namanya berkarir kan nggak bisa cuma satu atau dua hari ajaUsahakan juga untuk terus konsisten mengatur kerjaan dan urusan keluarga. Jangan sampai ada urusan rumah yang terbengkalai atau malah tidak terurus hanya karena karir. Sebaliknya, pekerjaan juga harus diatur supaya tidak menganggu ke hal-hal lain di rumah.



3.      Kendalikan ego dan cara berpikir
Meskipun kita telah menjadi wanita karir, bukan berarti posisi kita lebih oke, mentereng, atau pun berada jauh di atas suami, NO! Justru karir lah yang seharusnya membuat kita makin berpikir lebih luas dan bijak kalau imam keluarga tidak bisa diukur dari sebuah pekerjaan semata.

Selain itu, usahakan untuk tetap berkomunikasi dengan suami dan mengedepankan kewajiban seorang ibu yang tetap ingin berada di samping anak-anaknya saat mereka berada di rumah. Jangan pernah menduakan anak-anak hanya karena karir sehingga kebutuhan kasih sayang mereka tidak terpenuhi.

4.      Bersikap profesional
Menyambung dari nomor tiga, biar jadi wanita sukses berkarir sekaligus berkeluarga adalah dengan tidak membawa pekerjaan ke rumah. Hal ini bakal berdampak buruk pada keharmonisan rumah tangga karena namanya pekerjaan memerlukan waktu untuk diselesaikan. Padahal kebersamaan dengan keluarga juga mengorbankan waktu. 



Bisa dibayangin kan gimana rasanya kalau lagi mengejar deadline atau pekerjaan tetapi anak sedang sakit atau suami lagi butuh kita? Pasti ribet banget dan ujungnya malah bikin emosi. So, pisahkan urusan pekerjaan dengan rumah. Atur waktu sebaik mungkin, kapan saatnya bekerja, kapan waktunya bersama keluarga.

5.       Me time
Namanya wanita karir bahkan ibu rumah tangga sekali pun pasti memerlukan waktu untuk memanjakan diri sendiri. Entah sekadar tidur guling-guling di depan televisi dan tidak melakukan apa pun atau hanya duduk ngopi santai di cafe, me time selalu menjadi kesempatan yang baik buat menyegarkan pikiran kembali.


Nah, kalau kamu mau me time, jangan lupa buat komunikasi dengan pasangan dulu ya, agar rumah dan anak bisa tetap terurus dengan baik meski tanpa kamu sehari aja. 

SIMILAR POSTS

5 Tips Jitu untuk Mencegah Suami Selingkuh


Setiap pasangan mendambakan pernikahan yang langgeng dan bahagia. Riak-riak yang ada dianggap sebagai penguat dan pengingat akan komitmen pernikahan. Sehingga adalah wajar jika terjadi pasang surut dalam rumah tangga. Suami atau istri hendaknya memahami konsep ini sehingga riak yang ada tidak dipandang sebagai alasan ketidakcocokkan. Tapi lebih sebagai usaha mencari persamaan satu sama lainnya.

Kebosanan Peluang Selingkuh


Namun dengan berjalannya waktu pernikahan, mungkin saja Anda atau pasangan Anda mulai merasakan kejenuhan karena rutinitas yang Anda berdua jalani. Kebosanan biasanya membutuhkan pelepasan yang dalam konotasi positif, baik untuk kembali menyegarkan kondisi rumah tangga Anda. Namun, bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Dengan dalih rasa bosan dan jenuh, suami Anda memilih selingkuh. Hmmm…. Itu mah alasan aja, iya kan? Masa’ karena bosan lalu selingkuh  kemudian minta kita mengerti….

beri suami perhatian


Nah, buat Anda yang melihat suami dalam masa-masa kebosanan, perlu banget nyimak beberapa tips di bawah ini untuk menghindari suami dari melakukan selingkuh:

1.       Berikan perhatian
Bukan hanya suami, kita pun bisa terserang rasa bosan juga. Kebosanan yang melanda terkadang membuat kita lupa untuk memberikan perhatian pada orang terdekat. Kita merasa butuh dimengerti sehingga abai dengan lingkungan sekitar yang juga membutuhkan perhatian. Jadi, sebosan apapun Anda terhadap kondisi yang sedang dihadapi, tetap jangan lupa untuk memberikan perhatian-perhatian kecil yang tak terduga.

Ubah perhatian yang sifatnya monoton dengan segala sesuatu yang spontan. Misalnya, tiba-tiba mengajak makan malam di pinggir jalan seperti yang biasa dilakukan ketika Anda masih pengantin baru. Atau sekedar membelikan barang yang akan membuat dia mengingat Anda terus. Misalnya,  jam tangan atau pulpen.

2.       Jaga penampilan
Jaga penampilan di sini berarti Anda melakukan perubahan terhadap gaya ataupun pilihan warna busana yang biasa Anda pakai. Selalu ikuti tren yang sesuai dengan kepribadian Anda dan lihat tanggapan suami terhadap hal ini. Tunjukkan bahwa Anda adalah pribadi menarik yang belum seluruhnya dia kenal. Penampilan yang diubah sesuai dengan tren atau kepribadian Anda akan memberikan nuansa segar dari diri Anda yang tentunya akan membuat suami selalu terpesona pada Anda.

istri jaga penampilan


3.       Ingat untuk memuji
Pujian memang bukan yang utama. Terutama di budaya timur di mana pujian identik dengan ‘ada maunya’.  Namun, budaya seperti ini harus diubah. Kita harus membiasakan memuji orang terdekat kita bukan karena kita mengharapkan sesuatu, namun karena mereka layak mendapatkan apresiasi atas hal baik yang ada pada dirinya atau yang telah dilakukannya.

Selalu ingat untuk memuji suami untuk menunjukkan betapa Anda bersyukur telah mendapatkannya. Bahwa hal kecil sekalipun darinya merupakan kebaikan untuk Anda. Sehingga Anda merasa bersyukur dan memujinya sebagai pengingat baginya Anda adalah fans pertama dan utamanya.

suami teman curhat


4.       Menjadi teman curhat utama
Rutinitas dan aktivitas yang padat terkadang membuat kita lupa untuk meluangkan waktu khusus untuk pasangan kita. Kita merasa sapa pagi dan sapa malam sudah cukup mewakili kehadiran kita di sampingnya. Hal ini harus dihapus dari kebiasaan Anda. Karena sapaan singkat biasa mereka dapatkan di luar rumah.

Jangan sampai suami merasa tidak didengarkan di rumah sehingga mencari seseorang yang memiliki waktu untuk mendengarkan ceritanya. Jika ini terjadi, maka kerenggangan hubungan akan semakin besar dan peluang selingkuh sangat mungkin terjadi. Jadi, sesibuk apapun Anda, sediakan waktu khusus untuk Anda berdua.

me time suami


5.       Berikan me time
Memberikan waktu me time membuat seseorang merasa dihargai sebagai pribadi yang utuh. Me time yang dimaksud bukan berarti benar-benar mengabaikan Anda dan keluarga, namun lebih kepada memberi kesempatan kepada suami untuk mengeksplor hobi atau keahliannya yang mungkin saja tidak bisa diaplikasikan ke pekerjaannya. Me time ini akan mampu mengisi kekosongan jiwanya sebagai manusia industri yang kerap dikejar oleh target-target dunia. Selama me time yang dilakukan positif dan bersama lingkungan yang baik, ini merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.


Tips-tips di atas merupakan sedikit dari beragam cara untuk menjaga kenyamanan suami di rumah. Namun, yang lebih penting adalah kesamaan visi dan misi bersama, sehingga rutinitas ataupun kejenuhan tidak akan menjerumuskan suami Anda pada peluang selingkuh yang dapat menghancurkan rumah tangga.

SIMILAR POSTS